(0271) 625546

gkjbaki@gmail.com

Renungan Umum

13 Oktober 2026

Lapar yang Sesungguhnya

Bacaan Alkitab :

  • Yohanes 6 : 25 - 35

Video Renungan :

Bahan Renungan :

Shalom saudara – saudara yang terkasih,
Ada seorang ibu namanya Bu Lastri. Tiap pagi dia masak banyak. Anak-anaknya sudah makan dengan kenyang, lalu berangkat sekolah. Suaminya juga sudah berangkat kerja. Rumah sudah bersih, beras di karung masih banyak. Tapi Bu Lastri duduk di dapur, melamun. Hatinya kosong. Dia merasa sepi, merasa tidak ada yang memperhatikan dia. Perutnya kenyang, tapi hatinya lapar.

Seperti Itulah yang Yesus lihat pada orang banyak di tepi danau. Kemarin mereka dikasih makan oleh Yesus, lima ribu orang kenyang. Hari ini mereka naik perahu mengejar Dia. Tapi Yesus berkata, "Kamu mencari Aku bukan karena percaya, tapi karena kamu makan roti dan kenyang."
Mereka datang karena perut, bukan karena hati. Kita sering begitu. Mencari Tuhan kalau ada kebutuhan. Kalau bisnis sepi, kita berdoa kencang. Kalau anak sakit, kita menangis berdoa. Tapi kalau segala lancar, kita lupa berdoa. Kita cari berkatNya, bukan cari Dia sendiri.

Yesus juga berpesan, "Jangan bekerja hanya untuk makanan yang bisa basi." Kita kerja keras dapat uang, senang sebentar, lalu habis lagi. Beli barang baru senang dua minggu, lalu bosan. Dipuji orang senang, dihina langsung sakit hati. Semuanya seperti roti kemarin - hari ini kenyang, besok lapar lagi. Tidak pernah puas.

Lalu Yesus memberikan jawabanNya: "Akulah roti hidup. Siapa datang kepada-Ku tidak akan lapar lagi." ."
Yesus tidak berkata "Aku punya roti", Dia berkata "Akulah rotinya". Hati kita yang kosong itu tidak bisa diisi dengan uang, jabatan, atau pujian orang lain. Hanya Yesus yang bisa mengenyangkannya. Bagaimana caranya? Sederhana : datang dan percaya.

Datang berarti, dari pada melamun sendiri, kita datang kepada Tuhan. Bersandar kepadaNya. Dan Mengatakan, "Tuhan, aku butuh Engkau."
Percaya artinya, kita percaya bahwa Dia cukup bagi kita. Cukup untuk memenuhi semua kebutuhan hati kita.

Saudara-saudara yang terkasih,
Kalau hati kita sudah dipenuhi Yesus, kita tidak gampang iri. Tidak gampang marah. Hati kita jadi tenang. Mari kita jujur hari ini. Apa yang membuat hati kita lapar? Kesepian? Kekhawatiran? Sakit hati? Bawa semuanya kepada Yesus. Tuhan Yesus Memberkati Amin.
renungan Umum, Lapar yang Sesungguhnya, Antoniyus Waskito, gereja kristen jawa, gkj, gkj baki, gereja kristen jawa baki, baki, sukoharjo, gkj klasis sukoharjo, klasis sukoharjo, klasis, sinode gkj, sinode

Pengisi Renungan

Antoniyus Waskito

kebaktian, kebaktian online, live streaming, gereja kristen jawa, gkj, gkj baki, gereja kristen jawa baki, baki, sukoharjo, gkj klasis sukoharjo, klasis sukoharjo, klasis, sinode gkj, sinode